Book Club borneo tribune idealisme keberagaman kebersamaan http://www.borneotribune.com/book-club/ Tue, 04 Oct 2011 13:42:11 +0000 Joomla! 1.5 - Open Source Content Management in-id Memahami Jepang Abad XII Melalui Karya Eiji Yoshikawa http://www.borneotribune.com/book-club/memahami-jepang-abad-xii-melalui-karya-eiji-yoshikawa.html Memahami Jepang masa feodal  memang sebaiknya tidak hanya melalui buku-buku sejarah, tapi juga bisa  melalui buku-buku novel fiksi sejarah yang kini banyak bertebaran, di antaranya karya-karya sastrawan Jepang Eiji Yoshikawa.

Salah satu bukunya yang baru diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan diluncurkan baru-baru ini, yakni "The Heike Story  : Kisah Epik Jepang Abad Ke-12", terbitan Zahir Books

]>
BOOK CLUB Sun, 25 Jul 2010 03:44:37 +0000
Wartawan Rusia Bukukan Wisata Kuliner Indonesia http://www.borneotribune.com/book-club/wartawan-rusia-bukukan-wisata-kuliner-indonesia.html  Sebanyak lima wartawan Rusia saat ini tengah berkelana di Indonesia mengikuti program Familiarization Trip (Fam Trip) diantara terdapat tim wartawan kuliner dari Locator Press Agency (Food, Wine & Travel) yang khusus meliput wisata kuliner di Indonesia. 

Fam Trip diselenggarakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia bekerja sama dengan KBRI Moskow, ujar Sekretaris Ketiga Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana, dalam keterangana persnya, Kamis.

]>
BOOK CLUB Sun, 25 Jul 2010 03:42:31 +0000
Lara Kusapa http://www.borneotribune.com/book-club/lara-kusapa.html Lara Kusapa (Bonjour Tristesse) adalah novel perdana karya novelis Perancis terkenal, Francoise Sagan (1935-2004). Novel ini pertama kali diterbitkan pada 1954 saat Sagan berusia 18 tahun dan langsung menjadi best seller dan menyulut sensasi heboh pada masanya. Hal ini mungkin dikarenakan usia si penulis yang masih begitu muda namun kisahnya ditulis bagaikan penulis-penulis

]>
BOOK CLUB Sat, 18 Apr 2009 17:00:00 +0000
Pameran Buku "Survive" di Jatinangor http://www.borneotribune.com/book-club/pameran-buku-qsurviveq-di-jatinangor.html Antusiasme para mahasiswa dan masyarakat yang tinggal di kawasan pendidikan Jatinangor, Kabupaten Sumedang terhadap buku bacaan masih kurang, terlihat dari sepinya pengunjung pameran bertajuk "Survive."

]>
BOOK CLUB Sun, 22 Feb 2009 06:13:02 +0000
Ratusan Buku 'Tenggelamnya Rumpun Melanesia' Disita http://www.borneotribune.com/book-club/ratusan-buku-tenggelamnya-rumpun-melanesia-disita.html Kejaksaan Tinggi DIY menyita sebanyak 164 buku Tenggelamnya Rumpun Melanesia: Pertarungan Politik NKRI di Papua, dari sejumlah toko buku di Yogyakarta.

]>
BOOK CLUB Sun, 22 Feb 2009 06:12:43 +0000
AJI Papua Luncurkan Buku Kesejahteraan Wartawan http://www.borneotribune.com/book-club/aji-papua-luncurkan-buku-kesejahteraan-wartawan.html Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Provinsi Papua bekerja sama dengan FOKER LSM Papua dan Fredrich Ebert Stiftung, secara resmi meluncurkan buku berjudul "Kesejahteraan dan Kompetensi Wartawan" hasil riset tentang kondisi kelayakan profesi wartawan di Papua.

]>
BOOK CLUB Sun, 22 Feb 2009 06:12:13 +0000
Danielle Steel Luncurkan 71 Buku Digital http://www.borneotribune.com/book-club/danielle-steel-luncurkan-71-buku-digital.html Perkembangan pembaca e-book yang semakin meningkat membuat, novelis ternama asal Amerika Serikat, Danielle Steel berencana meluncurkan karya-karyanya dalam bentuk digital.

]>
BOOK CLUB Sun, 22 Feb 2009 06:11:51 +0000
Menulis Puisi Mampu Kurangi Stres http://www.borneotribune.com/book-club/menulis-puisi-mampu-kurangi-stres.html CHICAGO - Menulis puisi atau sekedar menulis buku harian ternyata dapat membantu seseorang dari tekanan. Tak peduli apakah hasil karyanya baik atau buruk, melepaskan emosi ke dalam sebuah tulisan dapat membantu meningkatkan aktivitas otak untuk mengurangi perasaan sedih atau takut.

]>
BOOK CLUB Sun, 22 Feb 2009 06:11:29 +0000
Taufik Ismail Luncurkan 4 Buku dalam Sehari http://www.borneotribune.com/book-club/taufik-ismail-luncurkan-4-buku-dalam-sehari.html Sastrawan karismatik, Taufiq Ismail, meluncurkan empat buku sekaligus di Aula Lt. Dasar Mahkamah Konstitusi Jl Merdeka Barat No 7 Jakarta. Terbitnya buku ini sebagai apresiasi 55 tahun kiprahnya di dunia sastra Indonesia.

]>
BOOK CLUB Sun, 22 Feb 2009 06:09:19 +0000
Buku Sejarah Aceh Diluncurkan http://www.borneotribune.com/book-club/buku-sejarah-aceh-diluncurkan.html Buku sejarah Aceh yang menceritakan tentang perkembangan masa kejayaan kerajaan Islam pada abad 12 sampai terjadinya musibah tsunami diluncurkan di Banda Aceh, Selasa.
Buku yang terdiri dari lima jilid tersebut secara resmi diluncurkan oleh Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf yang diwakili Asisten III Setwilprov NAD, Bakhtiar.
Peluncuran buku tersebut dihadiri mantan penjabat Gubernur NAD, Mustafa Abubakar, yang merupakan penggagas penulisan buku itu dan konsultan editor, Bakhtiar Ali.
Kelima jilid buku tersebut masing-masing berjudul Aceh Serambi Mekkah, Aceh Bumi Iskandar Muda, Aceh Bumi Srikandi, Aceh Tanah Rencong, dan Tsunami Aceh.
Gubernur Irwandi Yusuf dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III menyatakan, Aceh merupakan daerah yang menciptakan sejarah unik, mulai dari yang klasik sampai kontemporer.
Sejarah klasik telah terjadi pada abad 12 yang saat itu Aceh sudah dikenal oleh pelaut legendaris, seperti Marcopolo dan Laksamana Cheng Ho.
"Pada waktu itu, Aceh merupakan daerah singgahan bagi para pelaut sebelum melanjutkan perjalanan, sehingga daerah ini dikenal sampai ke seluruh penjuru dunia," ujarnya.
Dikatakannya,peristiwa sejarah tersebut banyak tercatat dalam manuskrip yang tersebar di berbagai perpustakaan yang ada di dunia.
Gubernur menyampaikan apresiasi yang tinggi atas diluncurkannya buku sejarah Aceh itu, karena merupakan catatan sejarah yang akan berguna bagi generasi penerus.
Untuk itu, ia berharap buku sejarah Aceh itu diperbanyak dan disebarluaskan ke seluruh perpustakaan sekolah di NAD.
Sementara itu, Mustafa Abubakar yang kini menjabar Kepala Bulog menyambut gembira diluncurkannya buku tersebut, dan keberadaannya dapat menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mengetahui sejarah Aceh.
Ide pembuatan buku tersebut bermula ketika banyak sekali bukti sejarah Aceh, berupa manuskrip dan bukti lainnya yang musnah dibawa gelombang tsunami pada 26 Desember 2004.
Oleh karena itu, ketika Mustafa menjabat Gubernur NAD menganggarkan dana untuk penulisan buku sejarah Aceh dan ide tersebut disambut baik oleh DPRD Aceh.
Namun masih ada tiga buku lagi yang belum selesai, yakni Aceh Daerah Modal, Budaya Aceh, dan Aceh dari Konflik ke Damai.
"Saya harapkan Gubernur Irwandi Yusuf bisa meneruskan untuk membuat tiga jilid buku tersebut, sehingga buku tentang sejarah Aceh menjadi lengkap," katanya.]>
BOOK CLUB Sun, 04 Jan 2009 07:48:30 +0000