Ditulis oleh Eko Susilo    Jumat, 5 Februari 2010    PDF Cetak E-mail
Kabupaten Melawi Harus Berubah, Firman : Minta Komitmen Kepala SKPD

Wakil Bupati Melawi, Firman Muntaco, meminta agar seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat bekerja sama secara kompak untuk melanjutkan pemerintahan hingga dilantiknya kepala daerah yang baru. Tenggang waktu yang tersisa sekitar tujuh bulan kedepan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk merubah wajah kabupaten Melawi lebih baik dari sebelumnya.

 “Saya minta komitmen kepala dinas, Kabupaten Melawi harus berubah, walau masa kepemimpinan saya tinggal tujuh bulan lagi,” tegas Firman, Kamis (4/2) di Nanga Pinoh.

Dengan waktu yang tersisa tersebut, diharapkan ada warna baru dalam proses pembangunan di Melawi. Firman mengatakan, hingga saat ini beberapa harapan dari berbagai masyarakat terhadap pemekaran Melawi sendiri belum muncul.

“Konsentrasikan pembangunan yang berbasis pada rakyat,” ucapnya.

Beberapa langkah yang akan diambil orang nomor dua di Melawi diantaranya adalah melakukan reformasi birokrasi. Reformasi menurutnya bukan berarti mengobrak-abrik tatanan yang sudah ada, namun memperbaiki struktur organisasi serta tata laksana kerja.

“Penempatan pegawai juga didasarkan pada kebutuhan dan profesionalitas, bukan karena suka atau tidak suka,” ujarnya.

Wabup juga melakukan perombakan di tubuh instansi yang selama ini dianggap kurang optimal. Termasuk diantaranya mengatasi berbagai proyek yang dianggap fiktif atau tidak efektif. Firman mencontohkan seperti proyek pengadaan air bersih atau yang dikenal proyek Batur senilai Rp 63 miliar yang hingga saat ini belum terlihat hasilnya.

“Bahkan kalau dari hasil audit BPKP terdapat kerugian negara ini saya kejar. Bahkan kalau memang ada kecurangan di dalamnya akan saya adukan ke kantor polisi,” tegas salah satu bakal calon bupati Melawi tersebut.

Dengan adanya perubahan tersebut, diharapkan Melawi dapat berkembang menjadi kabupaten pemekaran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh masyarakat Melawi kedepan.