Written by Rita Zahara    Monday, 22 March 2010   
HUT Hotel Gajahmada dan Borneo Tribune, Jangan Takut Donor Darah

Bagi sebagian orang donor darah seakan-akan sangat menakutkan. Takut melihat jarum suntiknya, takut melihat darah yang keluar dan banyak lagi alasan takut-takut lainnya.  Namun persepsi seperti itu adalah keliru, dengan donor darah justeru menjadi sehat, sirkulasi darah menjadi bersih dan teratur.

Bagi sebagian orang donor darah seakan-akan sangat menakutkan. Takut melihat jarum suntiknya, takut melihat darah yang keluar dan banyak lagi alasan takut-takut lainnya.  Namun persepsi seperti itu adalah keliru, dengan donor darah justeru menjadi sehat, sirkulasi darah menjadi bersih dan teratur.

“Saya memang sering dengar isu negatif yang beredar kalau Palang Merah Indonesia jual darah. Takut kalau produksi darah jadi berkurang, takut terjangkit penyakit dan lainnya. Itu tidak benar, kondisi saya baik-baik saja,” ujar pemilik Hotel Gajamada, Herman Salim, Minggu (21/3) di Pontianak.

Menurutnya yang terpentin adalah terpenuhinya syarat untuk mendonor. Standar yang harus dipenuhi misalnya berat badan yang memadahi, jumlah hemoglobin harus terpenuhi dan tidak mengkonsumsi obat-obatan tiga hari sebelum donor.

“Kita harus memenuhi syaratnya, berat badan, hemoglobin, tekanan darah dan harus terus jaga kesehatan. Jaga pola makan, olah raga teratur, hindari makanan yang mengandung bahan pengawet,” jelas Herman.

Sementara itu, meskipun PMI sudah melakukan sosialisasi dengan gencar, namun tetap saja masih merasa khawatir dan takut untuk melakukan donor darah. Kekhawatiran tersebut masih membuat sebagian orang enggan untuk menyumbangkan darahnya.

“Saya belum bisa donor, saya merasa takut, lihat jarumnya, lihat darah. saya juga khawatir terjangkit penyakit melalui jarum suntiknya,” ujar salah seorang ibu yang sedang menunggu anaknya mengikuti lomba menulis, Sinta.