Written by Tantra Nur Andi    Monday, 22 March 2010   
Pukesmas Dapat Bantuan Rp 10 Juta

Sebanyak 23 unit Puskesmas di Pontianak akan mendapatkan bantuan Rp 10 juta per tahun dari Kementerian Kesehatan.

Sebanyak 23 unit Puskesmas di Pontianak akan mendapatkan bantuan Rp 10 juta per tahun dari Kementerian Kesehatan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Multi Junto.

Ia mengatakan bantuan tersebut diprioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat di sekitar Puskesmas.

Dikatakannya dar 8.400 Pukesmas di Indonesia baru 300 Puskesmas saja yang mendapatkan bantuan pemberdayaan masyarakat sebesar Rp100 juta per tahun. Sisanya hanya mendapat bantuan Rp10 juta per tahun.

Multi mengatakan dana bantuan yang dialokasikan untuk program pemberdayaan masyarakat ini seperti peningkatan kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat agar terhindar dari penyakit demam berdarah.

“Kita akan menggunakan bantuan tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti,” jelasnya.

Ia mengaku pihaknya cukup kerepotan dalam menangani penyakit DBD yang sempat melanda Kota Pontianak. Dikatakannya selama Pontianak terserang wabah DBD, pihaknya telah melakukan tiga kegiatan yaitu membunuh jentik nyamuk Aedes Aegypti mulai dari lingkungan anak sekolah yang akan dipantau per minggu diawasi oleh guru kelas, membentuk satuan tugas (Satgas) DBD per kelurahan dan Puskesmas melakukan pengasapan fokus apabila ditemukan kasus DBD.