|
||||
| Jalin Kerjasama dengan Pemkot, Askes Jalankan Program Jamkesda |
|
Pemerintah Kota Singkawang menjalin kerjasama dengan PT Askes Cabang Singkawang untuk menjalankan Program Jaminan Kesahatan Daerah (Jamkesda) untuk masyarakat miskin, atau dalam program Askes lebih dikenal dengan Program Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat Umum (PJKMU). “Pemerintah Kota Singkawang dalam hal ini bagian Kesra yang menjadi leading sektor, dan kita siap untuk membantu menjalankan,” kata Kepala Cabang PT Askes Cabang Singkawang, Oktavianus Ramba, Jumat (5/2) kemarin. Manager yang baru berusia 37 tahun ini mengatakan, Jamkesda tersebut telah berlangsung sejak Mei 2009. Pada tahun itu, masyarakat yang masuk dalam Jamkesda berjumlah 3000 ribu orang. “Dari 3000 orang yang ikut Jamkesda itu, sepanjang 2009, sebanyak 2500 kasus kesehatan yang kita layani,” kata Oktavianus. Program Jamkesda tidak terputus pada 2009, dan pada 2010, program ini berlanjut dan rencananya masyarakat yang ikut sebanyak 5000 orang. Dia menambahkan, Jamkesda ini merupakan keinginan Pemkot Singkawang. Jamkesda ini dimaksudkan untuk menampung masyarakat yang tidak masuk dalam Jamkesmas yang telah diluncurkan oleh pemerintah pusat. “Jamkesda juga diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu,” tambahnya. Lebih jauh ia berkata, peserta Jamkesda mendapatkan pelayanan kesehatan dengan premi sebesar Rp 10.000 per-orang setiap bulannya. Pelayanan kesehatan masyarakat itu hanya sampai di Rumah Sakit Abdul Aziz. Pelayanan itu tidak berlaku untuk rumah rujukan lain, seperti RSUD Soedarso Pontianak. “Dalam pelayanan kesehatan itu, masyarakat akan mendapatkan semua bentuk pelayanan. Dan di Rumah Sakit Abdul Aziz, peserta Jamkesda hanya bisa ditempatkan di ruang kelas III,” terang Oktavianus. Dalam kesempatan itu, Oktavianus juga menerangkan, sistem yang diterapkan dalam Jamkesda daerah yang bersifat nirlaba. Karena Nirlaba itu, anggaran untuk Jamkesda yang tersisa akan dikembalikan kepada Pemerintahan Kota Singkawang. “Program kita ini bersifat nirlaba, tidak untuk mencari keuntungan,” terang Okta lagi. Dari pelaksanaan PJKMU berupa Jamkesda, PT Askes mendapatkan keuntungan untuk mengimplementasikan Undang Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Oktavianus menegaskan, PT Askes siap mengcover semua masyarakat Kota Singkawang, bila suatu saat pemerintah Kota Singkawang ingin memasukkan semua masyarakatnya ke dalam Program Jamkesda tersebut. “Bila Pemkot berkeinginan semua masyarakatnya masuk dalam Program Jamkesda, kita siap untuk mengcovernya,” imbuhnya. Selain menjalankan Jamkesda, Oktavianus mengatakan, pada 2010, PT Askes juga melaksanakan program mengganti kartu Askes Sosial untuk PNS dan pensinunan menjadi kartu leminiting berbakode. Penggatian kartu ini dijalankan secara serempak di Indonesia. Program lain adalah tawaran kepada peserta untuk menggunakan dokter pribadi. “Kemudian, ada lagi program-program susulan yang telah direncanakan,” tegasnya.
Berikutnya >
< Sebelumnya
|


