Manajer PLN Cabang Singkawang, Arief Kuncoro meminta pelanggan PLN di Kota Singkawang untuk bersabar lagi terkait pemadaman yang masih sering terjadi belakangan ini. Hal ini disebabkan mesin sewa berkapasitas 20 MW yang seharusnya didatangkan Desember tahun ini harus mundur hingga Juni 2012.
“Dulu direncanakan mesin tersebut tiba di Singkawang Desember tahun ini. Tapi mundur hingga Juni 2012,” kata Arief kepada Borneo Tribune.
Dikatakannya, pemadaman akan dilakukan secara bergilir di Singkawang dan sekitarnya. Hal itu disebabkan karena masih kekurangan suplai. Sehingga harus mengambil suplai pasokan listrik dari Pontianak.
“Karena kita dapat pasokan melalui tranmisi 140 KV. Dan saat ada gangguan, kita akan menelusuri dulu, kemudian menghidupkan dengan cara bertahap,” terang Arief.
Namun, dirinya berjanji jika nantinya mesin sewa sudah dioperasikan di Singkawang. Aliran listrik akan berlimpah.
“Kalau mesin sudah datang Juni nanti, suplai akan bisa berlebih,” imbuh Arief.
Sementara itu, salah satu warga Pajintan, Ayu (39) mengaku belum lama ini aliran listrik ke tempatnya sering padam. Bahkan tidak jarang, dalam sehari bisa tiga kali.
“Kalau dihitung, pemadaman listrik selalu terjadi. Bahkan, kadang-kadang pemadaman tidak hanya sekali tetapi sampai tiga kali dalam sehari,” kata ibu yang memiliki kantin ini.
Dirinya juga mengharapkan jika pihak PLN hendak melakukan pemadaman secara bergilir agar diberitahukan sebelumnya sehingga warga juga dapat mengantisipasi saat beraktivitas yang membutuhkan listrik.
“Yang penting jika terjadi pemadaman bergilir diberitahukan saja karena biasanya informasi didapat dari satu warga ke warga yang lain,” ujarnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
