Ditulis oleh Endang Kusmiyati    Senin, 1 Februari 2010    PDF Cetak E-mail
Terpilih Aklamasi, Jefray Kembali Pimpin PDIP Sintang

Jefray Edward, kembali terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Sintang untuk masa bakti 2010-2015 mendatang. Jefray Edward yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sintang terpilih secara aklamasi.

“Dua belas PAC yang ikut dalam Konfercab kemarin menyepakati mengajukan satu nama saja sebagai calon ketua DPC. Karena hanya satu maka otomatis Jefray lah yang kemudian ditetapkan sebagai ketua kembali,” ungkap Bugi Adriyanto, panitia yang juga pengurus jajaran DPC PDIP Sintang.

Tentang nama lain yang sempat mencuat sebelum Konfercab dilaksanakan pada 30 Januari kemarin, ternyata tidak satupun diakomodir oleh PAC. Artinya para kader PDIP Sintang masih meyakini bahwa Jefray akan mampu membawa PDIP kearah yang lebih baik. Setelah Jefray terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PDIP Sintang, jajaran pengurus dengan 15 personil didalamnya pun langsung dibentuk.

Jefray sendiri ketika diwawancarai sebelum pelaksanaan Konfercab menyatakan bahwa hasil Pemilu legislatif tahun 2009 lalu memang harus dievaluasi. Sebab secara kuantitas, terjadi penurunan jumlah kader yang duduk di legislatif.

“PDIP di Sintang hanya mampu menduduki peringkat kedua dengan jumlah perolehan kursi 3 dan total suara hanya sebanyak 15.941. Dibanding Pemilu tahun 2004 lalu, dimana PDIP mendapatkan 6 kursi,” terangnya.

Ia pun mengatakan bila para kader PDIP Sintang dalam Konfercab masih memberikan kepercayaan untuk kembali memimpin partai berlambang banteng dengan moncong putih, maka ia akan terus berjuang untuk membesarkan nama partai. Sebab partai yang kini dipimpinnya adalah partai yang identik dengan “wong cilik”.

Ia juga mengingatkan kepada para kadernya, jelang Pilkada agar tidak bertingkah “menjual partai” dengan aksi meminta uang kepada para calon bupati.

Lasarus, pengurus DPD PDIP Kalbar yang menghadiri Rakercabsus dan Konfercab mengatakan bahwa siapapun yang memimpin PDIP ke depan adalah sosok yang harus selalu melakukan konsolidasi. Sebab menurutnya dinamika politik belakangan telah membuat PDIP di Sintang mengalami penurunan dalam hal perolehan kursi.

Menurutnya ketua yang akan datang memiliki tugas berat untuk membesarkan nama partai. Namun ditengah model pemilu yang berganti dengan model suara terbanyak, menurutnya kekuatan partai terletak pada kader yang diusung. Oleh karena itu pembinaan kepada kader harus terus dilakukan. ?